- Jangan Salah Memetakan Relasi dalam Pekerjaan
Relasi dalam pekerjaan khususnya dan kehidupan secara umum setidaknya bisa dipetakan menjadi tiga. Mentor atau coach (orang yang di depan kita), Peer (orang yang berjalan di fase yang sama), dan Companion (sahabat. Tidak hanya berada di fase yang sama, tetapi juga memiliki kedekatan dan pengalaman hidup yang mirip)
- Mencari Mentor Virtual
Salah satu pesan yang ingin saya sampaikan pada diri saya versi umur 20-an adalah carilah Mentor. …
Lanjutkan membaca Mencari Mentor Virtual
- Obat Kejenuhan dalam Bekerja
Penyebab kejenuhan dalam bekerja ada bermacam-macam. Setiap kejenuhan ada obatnya masing-masing. Permasalahannya adalah kita sering menerapkan obat yang keliru karena tidak tahu perbedaan gejalanya.
- Membuat Panduan Untuk Diri Sendiri
Miliki daftar panduan untuk diri sendiri! Prinsip-prinsip yang kita rangkum dari berbagai pelajaran yang kita lalui. Buat dengan kalimat singkat langsung ke inti, agar gampang diakses kapan pun kita memerlukannya.
- Jangan Menulis Sambil Mengedit
Jangan Menulis Sambil Mengedit. Ini pelajaran yang saya ingat dari momen ketika sedang getol belajar menulis sekitar 10 tahun lalu. Ternyata tidak hanya dalam urusan menulis, pelajaran ini juga penting dalam urusan kantor, untuk membuat kita humble pada saat yang tepat dan percaya pada kemampuan diri di saat yang tepat. Tidak campur aduk
- Menyelami Alam Pikiran Lewat Buku
Kenapa kita masih perlu membaca sedangkan informasi di zaman sekarang bisa didapat dengan mudah lewat AI? Ternyata memang aktivitas membaca buku itu bukan semata mencari informasinya, karena memang kurang efektif kalau baca buku hanya untuk cari informasi. Jadi untuk apa membaca buku?
- Meracik Obat Gelisah dan Stress
Coba…siapa yang pernah gelisah dan stress absen di sini, hehehe. Semua manusia pasti pernah mengalami gelisah dan stress. Apalagi dalam urusan kerja dan keseharian kita. Berikut hal-hal yang saya lakukan untuk mengatasi gelisah dan stress, mungkin bisa berguna.
- Bekerja Adalah Kuliah Jurusan Makna Hidup
Saya memandang masa-masa yang saya habiskan untuk bekerja sebagai masa kuliah dalam jurusan makna hidup. Karena ternyata waktu yang kita habiskan untuk bekerja cukup banyak. Sangat sayang kalau dianggap beban semata.
- Mempertajam Intuisi Seperti Musashi
Dulu saya membanggakan ketelitian dan preparasi saya akan pekerjaan, sampai saya menyadari bahwa persiapan yang terlalu kaku kadangkala membuat kita sulit untuk naik ke level berikutnya yaitu eksekusi yang mengalir seperti air. Seperti Musashi saat membahas “kekosongan” dalam ilmu pedang.
- Apakah Kita Benar-benar Tahu Apa Yang Kita Mau?
Saya semakin menyadari betapa kita perlu fleksibel dalam pekerjaan dan keseharian di era sekarang ini, karena era cepat berubah dan jangan-jangan kita tidak benar-benar tahu apa yang kita mau.
- Jangan Terjebak oleh Baju
Jangan terjebak oleh baju! Dalam keseharian kita seringkali terjebak oleh baju atau merek yang orang lain lekatkan kepada kita. Akibatnya kita sulit berubah atau sulit mencoba hal lain karena terlanjur dikenal dengan merek atau baju yang orang lain sematkan pada diri kita.
- Mengubah Cara Membaca dan Menulis di Era AI
Saya rasa kita mau tak mau harus mengubah cara membaca dan menulis di era perkembangan teknologi sekarang. Harus lebih atomic.
- Selain Keberanian Kita Juga Harus Memeluk Ketakutan
Selain keberanian, kita juga harus memeluk “ketakutan”. Saya seringkali mengamati dalam dunia kerja banyak orang terpaksa terus menerus tampil dalam balutan perfeksionisme…
- Tetaplah Berkarya Meski Dampaknya Belum Kelihatan
Satu hal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menyengaja mensyukuri hal-hal yang tidak kelihatan, misalnya saja dalam proses berkarya, bekerja, berbuat sesuatu, kadang-kadang kita bertanya, kenapa seperti tidak ada dampaknya?
- Menjadi Kreatif dan Humble dengan Belajar di Luar Domain
Jika kita ingin mendapatkan ide-ide kreatif, tengoklah hal-hal lain di luar bidang yang biasa kita geluti. Dia bisa memberikan kita kesegaran ide, dan yang lebih penting membuat kita tetap humble karena banyak hal yang kita belum tahu.
- Jembatan Masa Kini dan Masa Depan
Banyak pelajaran yang bisa diterapkan pada kehidupan profesional di kantor ataupun dalam kehidupan personal kadang datangnya dari lingkungan terdekat. Pelajaran tentang Future Person dan Present Person. Orang yang berorientasi masa depan dan orang yang berorientasi masa sekarang, saya baca dari bukunya Derek Sivers.
- Kontribusi Yang Jujur dan Sesederhana Mungkin
Kadangkala dalam kita bekerja, berkarya, atau membuat sesuatu, sering mentok dan tidak memiliki “ruh” karena ternyata tidak mewakili diri kita yang sebenar-benarnya.
- 48-Belajar dari Ibnu Battuta: Stabil Dalam Mengarungi Perubahan Zaman
Ada pelajaran dari kisah Ibnu Battuta, seorang penjelajah Muslim di abad ke-7 H tentang bagaimana dia menghadapi dunia yang penuh dinamika, perubahan dan konflik, semasa dia mengarungi 44 negara dan hampir 120 ribu kilometer perjalanan.
- 47-Menulis Panduan untuk Diri Sendiri: Melepaskan Tekanan dan Mengatasi Keraguan
Ada satu praktik yang bisa dilakukan agar kita terlepas dari tekanan untuk tampil sempurna, terhindar dari keraguan, dan memperoleh kembali clarity atau kejelasan arah. Praktik itu adalah “Membuat Panduan untuk Diri Sendiri”
- 46-Pelajaran di Tengah Konflik
Dalam situasi konflik dan perubahan yang terjadi saat ini, kemampuan untuk beradaptasi dan kesiapan menerima perubahan menjadi sangat krusial. Beberapa pelajaran yang saya catat untuk diri sendiri:
- 45-Bekerja di Tengah Ketidakpastian: Refleksi Karir dari Isaac Newton
Setiap saya berada dalam suasana pekerjaan yang ambigu saya teringat kisah Newton bagaimana dia bisa menulis buku yang legendaris Principia Matematica walaupun saat itu berada dalam karantina yang terpencil dan penuh ketidakpastian.
- 44-Belajar dari Wozniak (Co-Founder Apple): Networking Tanpa Basa-basi
Bagaimana caranya agar kita bisa melakukan networking tanpa perlu banyak basa-basi? Mengenai ini kita bisa belajar pada Co-Founder Apple, yaitu Steve Wozniak.
- 43-Proposal Sepeda: Refleksi di Dunia Yang Cepat
Pernahkah saat anak Anda meminta dibelikan sepeda, Anda malah menyuruhnya membuat proposal? Kejadian lucu sekaligus ironis dialami seorang CEO ternama di Malaysia, Tan Sri Zainal Abidin (mantan petinggi Perodua dan Proton)
- 42-Kenapa Banyak Baca Malah “Mbulet”? Dan Bagaimana Mengatasinya.
Kenapa kadang-kadang kita itu banyak membaca, atau banyak ikut pelatihan (course), tapi malah “mbulet”? Kenapa bisa begitu? Dan bagaimana cara kita mengatasinya?
- 41-Benteng Mental: Strategi Tokoh Besar Bertahan di Tengah Tekanan
Bagaimana strategi tokoh-tokoh besar untuk bertahan di tengah tekanan?
- 40-Memaknai Ulang Transferrable Skills: Kenapa “Siapa Kita” Lebih Penting Ketimbang “Apa Jabatan Kita”
konteks dunia sekarang itu berubah terlalu cepat sehingga keahlian cepat sekali menjadi usang. Istilahnya “Skills Decay”. Apa kaitannya dengan pentingnya pengenalan diri?
- 39-Bukan Ditemukan Tapi Dipanaskan: Refleksi Karir Dari Pinggir Lapangan Wushu
Pemahaman mengenai “panggilan jiwa”, purpose, saya rasa penting. Tanpa pemahaman ini, kita sering merasa tersesat. Merasa seperti bukan ini yang kita mau. Hal ini jamak dialami kita semua..
- 38-Halah Kesuwen: Konflik Dua Engineer dan Seni Pengambilan Keputusan Dalam Keterbatasan
15 tahun lalu sewaktu saya masih bekerja sebagai engineer di pengeboran migas, ada satu kisah klasik yang sering jadi becandaan kami waktu ngopi. Yaitu kisah ributnya dua engineer senior. Menyadarkan saya suatu prinsip managerial penting untuk tidak over analysis.
- 37-Belajar Mengurai Keruwetan Pikiran ala Marcus Aurelius dan Imam Ghazali
Ada kebiasaan untuk mengurai keruwetan pikiran yang bisa kita tiru dari Marcus Aurelius (Kaisar Romawi) dan Imam Ghazali (Rektor Universitas Nizamiyah di zaman kekhalifahan Abbasiyah).
- 36-Pencuri yang Diampuni? Belajar Berpikir Sistemik Pada Sang Khalifah
Pernah mendengar cerita Khalifah Umar bin Khattab yang menolak menghukum pencuri di Tahun Ramada? Ini sebuah cerita yang relevan untuk para pemimpin atau leader tentang bagaimana pentingnya berpikir sistemik untuk menjalankan organisasi.
- 35-Harmoni Pena Dan Pedang: Belajar Kepemimpinan Dari Samurai Musashi
Menyeimbangkan ketegasan dan skill teknis dengan wisdom, bahasanya Musashi: “Harmoni Pena dan Pedang. Bahasan dalam buku Go Rin No Sho
- 34-Kenapa Seorang Pemimpin (Leader) Harus Bisa Bercerita?
Kemampuan membangun narasi. Mengekstrak makna dari suatu peristiwa. Sebuah kemampuan yang penting sekali untuk dimiliki di era sekarang. Skill yang berguna untuk seorang leader.
- 33-Bagaimana Dongeng Bisa Membantu Kita Dalam Kehidupan?
Ternyata dongeng, sastra, atau kisah-kisah fiksi bisa membantu kita dalam kehidupan keseharian, misalnya di kantor, lho. …
Lanjutkan membaca 33-Bagaimana Dongeng Bisa Membantu Kita Dalam Kehidupan?
- 32-Tips Agar Bisa Menikmati Keadaan
Menikmati liburan, ternyata ga gampang lho. Pernah mengalami ga, sulit menikmati keadaan karena tubuhnya di sini, …
Lanjutkan membaca 32-Tips Agar Bisa Menikmati Keadaan
- 31-Bahagia Meski Tanpa Piala: Belajar Tumbuh dari Anak Kecil
Kalau dalam keseharian kita merasakan stuck, seolah tidak berkembang dan menjadi kehilangan semangat, mungkin sudah waktunya …
Lanjutkan membaca 31-Bahagia Meski Tanpa Piala: Belajar Tumbuh dari Anak Kecil
- 30-Kenapa Ide Bagus Bisa Tidak Nyambung? Refleksi dari Design Thinking
Pernah ga ngalamin hal yang kita anggap penting, tapi tidak dimengerti oleh orang lain? Hal yang …
Lanjutkan membaca 30-Kenapa Ide Bagus Bisa Tidak Nyambung? Refleksi dari Design Thinking
- 29-Kenapa Einstein Merasa Ga Layak?
Pernah merasa belum cukup dan merasa ga punya pencapaian? Merasa harus berlari lebih kencang dan terus …
Lanjutkan membaca 29-Kenapa Einstein Merasa Ga Layak?
- 28-Pelajaran dari Kebingungan Steve Jobs: Tentang Karir dan Masa Depan
Pernah merasa bingung ga dengan arah karir atau arah kehidupanmu ke depan? Seperti random dan acak …
Lanjutkan membaca 28-Pelajaran dari Kebingungan Steve Jobs: Tentang Karir dan Masa Depan
- 27-Kita Semua Amatir
Dunia sudah mengubah kita semua menjadi Amatir! Kata Austin Kleon dalam salah satu bukunya “Show Your …
Lanjutkan membaca 27-Kita Semua Amatir
- 26-Bagaimana Merantau Membantu Kita Mengenal Diri: Tips Untuk Para Perantau
Siapa yang sering merasa ga paham dengan dirinya sendiri? Bingung mau kemana, ga tahu arah hidup, …
Lanjutkan membaca 26-Bagaimana Merantau Membantu Kita Mengenal Diri: Tips Untuk Para Perantau
- 25-KENAPA LIFE BEGINS AT 40?
Kenapa life begins at 40? Banyak istilah menyebutkan bahwa kehidupan bermula saat kita memasuki usia 40 …
Lanjutkan membaca 25-KENAPA LIFE BEGINS AT 40?