Bagaimana caranya agar kita bisa melakukan networking tanpa perlu banyak basa-basi? Mengenai ini kita bisa belajar pada Co-Founder Apple, yaitu Steve Wozniak. Kita sepakat bahwa networking dan terkoneksi dengan banyak orang sangat penting di era sekarang, baik untuk bisnis, karier, maupun dampak sosial. Tidak mungkin memberikan kontribusi hanya untuk diri sendiri. Masalahnya, networking sering dipahami … Lanjutkan membaca 44-Belajar dari Wozniak (Co-Founder Apple): Networking Tanpa Basa-basi
39-Bukan Ditemukan Tapi Dipanaskan: Refleksi Karir Dari Pinggir Lapangan Wushu
Siapa sangka, duduk di bawah pohon rindang sembari menonton anak saya latihan Wushu pagi ini mengingatkan saya kembali tentang bahasan klasik “bagaimana mengenali panggilan dalam hidup (calling)?” Bahasan ini terasa relevan kembali di zaman sekarang karena kita sering merasa salah tempat kerja, salah jurusan, atau merasa stuck dan melihat rumput tetangga lebih hijau. Seringkali muncul … Lanjutkan membaca 39-Bukan Ditemukan Tapi Dipanaskan: Refleksi Karir Dari Pinggir Lapangan Wushu
38-Halah Kesuwen: Konflik Dua Engineer dan Seni Pengambilan Keputusan Dalam Keterbatasan
Sekitar 15 tahun yang lalu sewaktu saya masih bekerja sebagai engineer di pengeboran migas, ada satu kisah klasik yang sering jadi becandaan kami waktu ngopi. Yaitu kisah ributnya dua engineer senior. Yang menarik adalah kisah ini puluhan tahun kemudian menyadarkan saya suatu prinsip managerial yang luar biasa penting untuk tidak over analysis. Tokoh dalam cerita … Lanjutkan membaca 38-Halah Kesuwen: Konflik Dua Engineer dan Seni Pengambilan Keputusan Dalam Keterbatasan
36-Pencuri yang Diampuni? Belajar Berpikir Sistemik Pada Sang Khalifah
Pernah mendengar cerita Khalifah Umar bin Khattab yang menolak menghukum pencuri di Tahun Ramada? Ini sebuah cerita yang relevan untuk para pemimpin atau leader tentang bagaimana pentingnya berpikir sistemik untuk menjalankan organisasi. Sebagaimana kita tahu, hukuman bagi pencuri di masa itu adalah potong tangan. Akan tetapi, dengan kebijaksanaan dari Khalifah Umar r.a., pencuri makanan di … Lanjutkan membaca 36-Pencuri yang Diampuni? Belajar Berpikir Sistemik Pada Sang Khalifah
35-Harmoni Pena Dan Pedang: Belajar Kepemimpinan Dari Samurai Musashi
Dalam dunia korporasi yang cepat, kita sering dihadapkan pada dua kutub kepemimpinan. Kita mungkin sering menemui leader dengan kemampuan analisis sangat baik, jago matematika, bisnis, hitungan, eksekusi manajemen, tapi kurang punya empati. Kurang bisa merangkul. Kurang bisa menyatukan berbagai elemen di dalam sebuah organisasi. Juga sebaliknya, ada yang bisa merangkul banyak kalangan, penuh empati, bisa … Lanjutkan membaca 35-Harmoni Pena Dan Pedang: Belajar Kepemimpinan Dari Samurai Musashi
