Menunggu itu pekerjaan membosankan, dan ketidakpastian itu memunculkan kegelisahan. Maka setiap saya berada dalam suasana pekerjaan yang ambigu semacam itu saya teringat kisah Newton bagaimana dia bisa menulis buku yang legendaris Principia Matematica walaupun saat itu berada dalam karantina yang terpencil dan penuh ketidakpastian. Di era sekarang ini ambiguity menjadi makanan pokok. Perubahan jalur reporting, … Lanjutkan membaca 45-Bekerja di Tengah Ketidakpastian: Refleksi Karir dari Isaac Newton
43-Proposal Sepeda: Refleksi di Dunia Yang Cepat
Pernahkah saat anak Anda meminta dibelikan sepeda, Anda malah menyuruhnya membuat proposal? Kejadian lucu sekaligus ironis ini saya dengar di sebuah podcast. Tentang seorang CEO ternama di Malaysia, Tan Sri Zainal Abidin (mantan petinggi Perodua dan Proton). Suatu hari, beliau pulang ke rumah dalam keadaan lelah dan pikirannya penuh dengan urusan pekerjaan. Saat anaknya datang … Lanjutkan membaca 43-Proposal Sepeda: Refleksi di Dunia Yang Cepat
42-Kenapa Banyak Baca Malah “Mbulet”? Dan Bagaimana Mengatasinya.
Kenapa kadang-kadang kita itu banyak membaca, atau banyak ikut pelatihan (course), tapi malah "mbulet"? Kenapa bisa begitu? Dan bagaimana cara kita mengatasinya? Kita sering melihat kampanye di YouTube atau media sosial untuk selalu membaca buku. Misalnya, menargetkan baca satu buku per minggu, atau minimal satu buku per bulan. Ada juga yang tiap tiga hari menamatkan … Lanjutkan membaca 42-Kenapa Banyak Baca Malah “Mbulet”? Dan Bagaimana Mengatasinya.
41-Benteng Mental: Strategi Tokoh Besar Bertahan di Tengah Tekanan
Saya tertidur lepas magrib, dan terbangun dini hari jam tiga. Lepas salat isya insting mengatakan ada hal penting yang harus saya kerjakan. Saya membuka laptop, membalas email urgent, dan tiba-tiba teringat bahasan “Benteng Mental”. Bagaimana strategi tokoh-tokoh besar untuk bertahan di tengah tekanan?Ceritanya bermula saat kemarin Kuala Lumpur libur. Saya, anak-anak, dan istri pergi ke … Lanjutkan membaca 41-Benteng Mental: Strategi Tokoh Besar Bertahan di Tengah Tekanan
40-Memaknai Ulang Transferrable Skills: Kenapa “Siapa Kita” Lebih Penting Ketimbang “Apa Jabatan Kita”
Di suatu weekend istri saya bertanya, “Pa, kira-kira apa jurusan kuliah yang tepat buat anak kita nanti? Mengingat kondisi zaman sekarang sudah maju banget, perubahan terjadi di mana-mana, dan kompetisi semakin ketat. Apa sih jurusan yang paling tepat?” Kami berdiskusi panjang. Muncul ide-ide, “Mungkin harus masuk Engineering yang berhubungan dengan luar angkasa,” atau “Biologi Molekuler!” … Lanjutkan membaca 40-Memaknai Ulang Transferrable Skills: Kenapa “Siapa Kita” Lebih Penting Ketimbang “Apa Jabatan Kita”
37-Belajar Mengurai Keruwetan Pikiran ala Marcus Aurelius dan Imam Ghazali
Sepertinya kita yang hidup di dunia modern sekarang ini sudah langganan dengan keruwetan pikiran. Untungnya, ada kebiasaan untuk mengurai keruwetan pikiran yang bisa kita tiru dari Marcus Aurelius (Kaisar Romawi) dan Imam Ghazali (Rektor Universitas Nizamiyah di zaman kekhalifahan Abbasiyah). Hal ini penting karena kita hidup dalam dunia yang berkejar-kejaran dengan waktu dan tugas-tugas. Pagi-pagi … Lanjutkan membaca 37-Belajar Mengurai Keruwetan Pikiran ala Marcus Aurelius dan Imam Ghazali
26-Bagaimana Merantau Membantu Kita Mengenal Diri: Tips Untuk Para Perantau
Siapa yang sering merasa ga paham dengan dirinya sendiri? Bingung mau kemana, ga tahu arah hidup, apa yang mau dikerjakan, dan lain-lain? Bisa coba merantau! Merantau itu membantu kita untuk lebih mengenal diri lho! Syarat dan ketentuan berlaku tentunya. Ini saya ceritakan dari pengalaman saya merantau dan juga riset yang terkait. Kalau di Indonesia istilah … Lanjutkan membaca 26-Bagaimana Merantau Membantu Kita Mengenal Diri: Tips Untuk Para Perantau
24-AGAR PIKIRAN GA BUNTU, COBAIN CORAT-CORET!
Ada tugas atau kerjaan, tapi pikiran lagi buntu ga tahu mau mulai darimana? Saran saya sih dicoret-coret di kertas secara analog atau pakai tab digital, supaya menjadi visual yang bisa “disusun”. Ini namanya brain dump. Supaya keruwetannya ga ada di pikiran tapi berubah jadi ide yang bisa kelihatan wujudnya. Saya inget pertama kali punya hobi … Lanjutkan membaca 24-AGAR PIKIRAN GA BUNTU, COBAIN CORAT-CORET!
19-APA KAITAN BISNIS DENGAN EMPATI?
Tahukah anda bahwa empati bisa punya pengaruh besar terhadap bisnis, baik skala kecil maupun skala besar? Empati itu apa dan seperti apa contohnya? Kita coba kutip dari cerita CEO Microsoft yaitu Satya Nadella. Sejak 2014, Satya Nadella menjadi CEO microsoft. Setelah sebelumnya dia memiliki pengalaman di beberapa perusahaan teknologi, lalu bergabung dengan Microsoft dan tak … Lanjutkan membaca 19-APA KAITAN BISNIS DENGAN EMPATI?
18-PERLUKAH RESOLUSI TAHUNAN??
Perlukah resolusi tahunan, menurut anda? Saya pribadi, pernah mencoba dua-duanya, baik menulis resolusi (targetan) dan tidak menulis targetan sama sekali. Dulunya saya tidak pernah membuat target-target resolusi, tetapi belakangan saya menikmati proses membuat resolusi semacam ini, kenapa? Karena resolusi itu ternyata satu keping yang sama dengan introspeksi. Introspeksi atau renungan itu melihat ke belakang, resolusi … Lanjutkan membaca 18-PERLUKAH RESOLUSI TAHUNAN??
